Minggu, 22 November 2015

Cinta, Komitmen dan Kepercayaan

Cinta, Komitmen dan Kepercayaan

Cinta tanpa komitmen seperti berjalan tanpa tahu akan kemana? bisakah tetap terus berjalan? "tentu saja tidak" jawabannya tegas :)
iya kata kedua setelah kata cinta adalah komitmen :)
cinta dan komitmen itu sepaket jadi jangan di pisahkan :)
 
kata ketiga setelah cinta dan komitmen adalah "kepercayaan"

kata terakhir ini memang yang paling "istimewa" yaitu "Kepercayaan". 
Karena cinta tanpa komitmen seperti berjalan tanpa arah. Tapi cinta tanpa kepercayaan seperti kursi yang kehilangan salah satu kakinya. Seperti bangunan yang kehilangan pondasinya. 
Tidak mudah memang "di percayai" dan "mempercayai" seseorang. Untuk itu belajar untuk "percaya' dan "mempercayai" seseorang. Bukan untuk menenangkan "hatimu". Tapi ketika engkau "mempercayai" seseorang maka dia akan bisa menempatkan dirinya. Dia akan tahu bahwa "kepercayaan" yang sudah di berikan untuk di jaga. 

Dan yang paling penting selain "cinta", "komitmen" dan "kepercayaan" adalah "ridho Allah" karena tanpa itu semuanya tidak akan ada artinya. Dia-Lah yang mengatur jodoh, riski dan hidup manusia :)
 

Jumat, 02 Oktober 2015

Januari, 2014 Yogyakarta




Pantai pertama yang kita kunjungi  sepanjang beach, gunung kidul Yogyakarta 

pantai yang teramat indah untuk kita lupakan, tulisan ini ku persembahkan karena aku rindu kebersamaan anak-anak kos ceria yang sekarang sudah punya kesibukan masing-masing. 
Januari, 2014 lima perempuan tangguh dan pemberani nekat untuk berangkat ke yogya dengan uang tabungan kita waktu di semester 3 lalu, kita nekat berangkat ke yogya. Kita putuskan untuk naik kereta. 5 perempuan tanpa rasa takut kita berangkat bolang di kota gudeg itu, berbekal salah satu teman kita yang kebetulan pacarnya kuliah di yogya sehingga bisa jadi guide untuk kita di yogyakarta selama beberapa hari. 

akhirnya kita sampai yogya, kedatangan kita pertama di sana di sambut dengan wedang ronde yogya di malioboro dan sate khas yang di jual ibuk-ibuk keliling di malioboro. 

setelah itu hari kedua kita berangkat ke gunung kidul, salah satu kabupaten yang ada di DIY. Salah satu pantai yang kita kunjungi pertama kali adalah ini "pantai sepanjang" . 

Subhanaallah sekali memang, saat pertama kali ngeliat pantai yang di sambut dengan birunyaa air laut " rasanya pengen nyemplung" aah ingat ternyata kita tidak membawa baju renang dan ombaknya juga sedang tinggi jika kita hanya melihat dan bermain air di pantai tersebut. 

pantai kedua yang kita kunjungi adalah Drini beach, sama bagusnya dengan pantai sepanjang, bagus sekali pantai ini 



pantai drini juga nggak kalah indah, subhanaallah indaah sekali pantai ini. Pantai yang memiliki pulau kecil di dekatnya ini seperti replika tanah lot, baguuuus banget. 
airnya jernih sekali dan kita bisa main-main atau renang di pantai ini karena airnya surut pada siang hari dan pada sore harinya baru pasang. Subhanallah bener-bener indah pantai ini. :)


 
 

Rindu

Tidak ada yang bisa menggambarkan betapa rindunya hatiku 
iyaa rindu, rindu kepadamu :)
ya Allah, engkau memberikan rasa rindu yang begitu dasyat ini 
Langitpun sepertinya tidak bisa menggambarkan rasa rinduku kepadanya 
iyaa rindu, rindu sekali :)
Rindu yang membuat susah tidur
membuat makanan terasa hambar 
Rindu yang membuat waktu berjalan lambat sekali 
 

Terima kasih sudah selalu mengingatkan :)

Kutipan percakapan dengan ibu beberapa waktu yang lalu 

Mom : Jangan lupa, jangan mencintai seseorang dengan sepenuh hatimu nak
Me   : kenapa memangnya buk? 
Ibu   : karena hanya Allah yang tidak akan mengecewakan kita nak
Me   : jawabku dalam bahasa jawa "nggeh buk, adek paham" ( iya buk, saya paham)  tapi ketika kita sudah mecintai susah buk untuk tidak sepenuh hati 
Ibu   : kalo begitu serta kan Allah dalam rasa cintamu nak, karena hanya cinta karena Allah lah yang membuatmu tenang. 
Me   : jawabku dalam bahasa jawa lagi "nggeh buk, adek paham" 
          insyaallah yang terakhir ini "cinta karena Allah"
Ibu   : Dan jangan lupa lagi... ( belum di teruskan)
Me   : Rasa cinta sama manusia ndak boleh melebihi rasa cinta pada Allah kan buk? 
Ibu   : Ibuk menjawab dengan senyuman 
Me   : Dalam hati ( anakmu ini sudah besar kok bu :) ) 
Ibu   : Dan jangan lupa lagi janjimu ke ibuk 
Me   : dalam bahasa jawa lagi "nggeh buk, adek ingat" ( iya bu, aku ingat ) adek ingat kok " jangan lupa untuk menjaga mana batas pada yang bukan muhrimnya"  enggeh kan?
Ibu  : di jawab dengan senyuman sambil kemudian pergi ke dapur 
Me  : "tenang saja buk, adek selalu inget janjiku ibuk" 

kemudian ibu pergi ke dapur dan aku mengikutinya  dari belakang, kutipan percakapanku dengan ibu, terima kasih sudah selalu jadi obat hati yang selalu mengingatkan anakmu ini buk :)

 


 

Sabtu, 26 September 2015

Selamat tanggal 26 yang ketiga

Semoga Allah selalu menjagaku
menjaga kedua orang tuaku 
menjagamu
dan menjaga kita :)

Perempuan

Perempuan 
aku bangga terlahir menjadi seorang perempuan
seorang perempuan yang terlahir dari rahim seorang ibu yang hebat
terima kasih ya Allah
terima kasih ibuku yang telah melahirkanku :)
ya Allah 
jadikanlah aku.......
perempuan yang pandai bersyukur ya Allah
perempuan yang tegar
perempuan yang punya hati yang ikhlas
perempuan yang cerdas yang menghasilkan generasi penerus yang cerdas
perempuan yang bisa di banggakan oleh kedua orang tuaku
jadikanlah aku perempuan yang baik ya Allah, perempuan yang tau bagaimana harus menempatkan diri
perempuan yang tahu kodratnya sebagai seorang perempuan :)

Minggu, 20 September 2015

Dalam barisan doa panjang

Dalam barisan doa panjang di setiap sujudku, terselip namamu menjadi salah satu barisan penerima doa-doa itu. Ya Allah jadikanlah ini pilihan terakhir
Pilihan yang engkau  ridhoi
Bukan sekedar pilihan di dunia
Juga pilihan untuk di akhirat nanti
Semoga Allah selalu menjagaku, menjagamu dan menjaga kita :)
~Awh~

Selasa, 04 Agustus 2015

Sempat terbesit rasa takut "sayang"

Sempat terbesit takut untuk mengucapkan kata "sayang" bukan karena masih ragu. Tapi aku takut, takut jatuh pada cinta yang bukan karena-Mu, takut perasaanku padanya melebih rasa cintaku Pada-Mu yang memberiku nafas dan menciptakan aku. 
Tapi aku tahu ya robbi, engkau menciptakan makhlukmu berpasang-pasangan, sesuai kodratnya perasaan ini memang ada dan semestinyaa. 
Semoga engkau selalu menjaga perasaan kami, sampai tepat pada waktunya suatu saat nanti engkau mempersatukan kami. Saat semuanya telah siap :) pada waktu yang tepat :) 
Dan setelah itu engkau juga selalu menjaga perasaan kami sampai maut memisahkan kita :)
sampai waktu memaksa kita untuk berpisah :) 
semoga perasaanku kepadanya justru membuatku semakin dekat dengan-Mu, semoga perasaanku padanya menjadikannya juga semakin dekat dengan-Mu :)

Senin, 20 Juli 2015

Semoga ini yang terakhir :)

Doanya masih tetap sama, isi doanya juga sama. Tetapi rupanya Allah merubah barisan para penerima doanya. Semoga ini yang terakhir kalinya engkau merubahnya ya Allah. Semoga setelah ini engkau tidak merubah barisan para penerima doanya lagi :)

Kamis, 02 Juli 2015

Maaf karena aku telah cemburu

ini pertama kalinya aku benar-benar merasa cemburu, iyaa cemburu sekali dengan beberapa wanita yang (dulu) pernah dekat denganmu. Pertama kalinya aku yang biasanya selalu bersikap dewasa cemburu kepada orang lain. 
Maaf karena aku telah cemburu. Tapi karena ini aku menyadari perasaanku yang sebenarnya, bahwa hatiku telah jatuh kepadamu. Iya telah jatuh. 
Semoga jatuh hati kali ini pada seseorang yang benar-benar yang terakhir yang telah engkau takdirkan ya robbi :)

Sabtu, 27 Juni 2015

Terima kasih telah datang

Terima kasih telah datang. Mengukir senyum kecil ku lagi. 
Semoga kali ini terakhir kalinya engkau menjatuhkan hatiku ya Allah. Jatuh untuk yang terakhir kalinya. Pada seseorang yang benar-benar tepat yang telah engkau takdirkan sesuai rencana indahmu. :)

Sabtu, 13 Juni 2015

Terima kasih ya Allah telah menghadirkan 'dia'

Pada akhirnya kita akan di pertemukan dengan seseorang yang tepat, seseorang yang 'terbaik' di antara yang 'terbaik', yang akan menggantikan badai menjadi pelangi, yang akan menggantikan senyum kesedihan menjadi kebahagian.

Sabtu, 30 Mei 2015

Insyaallah, ikhlas

Aku memaafkannya, dan sekarang aku sedang berproses untuk mengikhlaskannnya. 
percaya bahwa rencanamu adalah yang paling indah. 
Insyaallah, ikhlas

sudah tak bersisa lagi, terkikis habis perasaan itu.

Jumat, 24 April 2015

Engkau jauh tahu mana yang lebih baik

Aku tahu engkau jauh tau mana yang lebih baik untukku ya Allah, 
aku tahu engkau yang paling mengerti mana yang terbaik untukku ya robb. 
Aku tahu meskipun aku menyayanginya engkau tidak memberikannya langsung kepadaku, karena engkau yang lebih tahu mana yang paling paling terbaik untukku ya robb. 
Ku pasrahkan hatiku kepada yang membolak-balikkan hati. :)
engkau akan menyatukan kita kembali suatu saat nanti pada saat waktu yang tepat, pada saat semuanya telah indah. :)

Bolehkah aku memintanya?

Terima kasih ya Allah telah mengirimkan banyak orang yang begitu menyayangiku, baik orang yang lama ku kenal maupun orang yang baru ku kenal. Semua begitu sangat sangat menyanyangiku. Terima kasih telah mengirimkan begitu banyak orang yang peduli dan menyayangiku. Begitu banyak sekali ya Allah. Sangat banyak yang begitu menyanyangiku. Bolehkan aku meminta satu orang ini ya Allah? Bolehkah aku meminta dia untuk menyanyangiku juga? Selalu di sampingku? punya perasaan yang sama besarnya denganku? Bolehkan ya Allah aku memintanya?
Penanggungan, Bromo, Welirang terima kasih telah banyak meninggalkan kenangan manis. 
Semoga selalu dalam ingatan yang baik selalu. 
Semoga bukan hanya aku saja yang mengingat itu sebagai kenangan yang baik.
Semoga engkau juga sama. 

Tertanda : Hujan

Kepada hujan yang tak lagi meninggalkan kenangan manis
kepada hujan yang selama ini selalu meneduhkan 
karena kenangan di tengah hujan itu
hujan itu tak lagi memberi ketenangan 
tak lagi sama seperti dulu
kenangan baik di tengah hujan itu telah terkikis 
telah terkikis karena kenangan itu.. 
kepadamu hujan 
suatu saat nanti aku berharap akan kembali memberikan kenangan manis itu 
Jangan biarkan aku membenci hujan karena "kenangan " itu. 
Iyaa kenangan  itu rasanya tidak ingin mengingat-ngingat lagi. 
 
 

Rabu, 22 April 2015

kehilangan arah, tidak tau harus diam di tempat, maju atau mundur

Sekali lagi, kamu membuat aku tidak tau apa yang harus aku lakukan. Sekuat tenaga aku mendorong diriku pergi darimu. Sekuat tenaga aku berusaha menjauh. Tapi saat kamu bilang "jangan pergi", seketika itu hatiku luluh kembali. Kobaran semangat di hati ingin menjauh itu pudar kembali. Dan setelah itu kamu jatuhkan lagi aku lebih dalam bersama semua harapan yang mulai ada lagi kamu jatuhkan aku sangat dalam. Lebih dalam dari yang dulu. Dalam sekaaaali kali ini. Hal yang sangat menyaakitkan. Hingga membuatku ingin pergi, pergi sejauh-jauhnyaa.
Aku tidak tau apa yang harus aku lakukan, mundur terasa begitu menyakitkan, diam di tempatpun sama, apalagi maju ke depan juga sama halnya. Sama-sama menyakitkan :(

Minggu, 19 April 2015

Katakan padaku untuk "menyerah" karena sepertinya aku sudah lupa caranya berhenti. :'(

Aku tidak pernah mengerti

Aku tidak pernah mengerti, apa alasanku bertahan selama ini. 
Aku tidak pernah mengerti, apa alasanku hingga bisa menunggu selama ini. 
tanpa janji, tanpa kenyataan dan tanpa ucapan. 
Aku hanya percaya jika aku terus menunggu 
suatu saat nanti semua akan berubah
pelangi akan datang
badai akan berlalu
derasnya hujan itu sedikit demi sedikit bisa melubangkan batu besar yang keras itu. 
Aku hanya percaya itu.. 
aku percaya suatu saat nanti hatimu akan terbuka
akan mengerti
akan punya perasaan yang sama besarnya
aku hanya percaya itu :)

Selasa, 14 April 2015

Biasanya tempat itu selalu meninggalkan kenangan baik. Selama ini tempat yang dingin di mojokerto itu selalu meninggalkan kenangan baik. Kali ini di bawah guyuran hujan air mata itu kembali menetes. Bahkan lebih deras dari sebelumnya. Di temani guyuran hujan. hujan itu juga deras di pipi. 
perjalanan Surabaya-Mojokerto terasa lama sekali, seperti tidak sampai-sampai rasanya. Luka itu kembali tergores, goresan yang lebih dalam dari sebelumnya.

Minggu, 29 Maret 2015

Permintaan kecil

Permintan kecil dari perempuan sederhana, kalo tidak mampu membuatnya bahagia cukup tidak menduakannya dengan wanita lainnya. :) 

Rabu, 25 Maret 2015

Hujan tidak pernah tahu

Hujan tetap saja jatuh meskipun dia tidak pernah tau alasannya kenapa dia harus jatuh, tetapi yang dia tahu dan dia yakini, saat dia jatuh terus menerus jatuh suatu saat nanti dia bisa melubangkan batu besar itu, sedikit demi sedikit. :)

Minggu, 08 Maret 2015

Aku Kehilangan

Kehilangan..
hari ini aku kehilangan, kehilangan sesuatu yang di percayakan kepadaku. 
kehilangan seperti ini rasanya kehilangan tidak akan bisa kembali lagi. 
Kehilangan kali ini memang begitu menyakitkan. Tapi masih menyakitkan rasa kehilanganku terhadapmu. 
 

Aku ingin melepaskan

Aku ingin melepaskan, tapi aku tidak ingin kau benar-benar pergi.
Aku ingin menjauh, tapi aku masih ingin melihatmu..
aku ingin pergi, tapi aku masih ingin tetap melihatmu. Melihatmu apakah kau baik-baik saja? 
Mungkin tau kamu baik-baik saja cukup membahagiakan bagiku. 
Bodoh. Gadis bodoh ini masih ingin terus melihatmu. 
Dia saja bahkan tidak peduli apakah aku baik-baik saja atau tidak. 
tapi entah kenapa, aku ingin melihatnya terus melihatnya meski dalam fikiranku sejuta keinginan melepaskan itu ada.
Melihatmu baik-baik saja seolaah-olah mengubah diriku, menyemangatiku. Tanpa pernah aku sadari semua itu mendorongku hanya memikirkanmu. Daan itu kesalahan terbesarku karena membuatmu menjadi fokus utamaku. 
Kesalahan terbesarku yang selalu ku ulangi. 
Aku hanya merindukanmu jika aku tak melihatmu, aku hanya mengkhawatirkanmu jika aku tak bisa melihatmu.  
:'(
 

Jumat, 06 Maret 2015

Hujan lah dengan deras

Hujanlah dengan deras kemudian reda
Hujanlah sederas-derasnya...
deras sekali..... kemudian berhenti
Jangan hujan reda hujan reda 
Karena aku juga ingin berhenti 
menghentikan derasnya perasaanku kepadamu :'(
 
 
Aku ingin lari, lari sejauh-jauhnyaa 
jauh sekaliiii sangat jauuh...
hingga saya tidak bisa bertemu lagi denganmu..

 

Minggu, 01 Maret 2015

BERKALI-KALI

Berkali-kali ku yakinkan diriku bahwa kamu tidak di takdirkan untukku. Berkali-kali juga hatiku juga masih terus mengingatmu. 
Berkali-kali dalam doaku selalu ku minta untuk di jauhkan denganmu sejauh-jauhnya, hingga aku tidak mampu berharap lagi. Dan berkali-kali juga kita di dekatkan lagi.
Mungkin Allah sedang mengujiku, menguji perasaanku padamu. 
Ku mohon ya Allah kuatkan aku untuk bisa menjauh darinya jika dia tidak di takdirkan bersamaku. 
Karena aku yakin, engkau telah mempersiapkan seseorang yang lebih pantas untukku. Aku percayakan hatiku padamu ya robbi wahai zat yang membolak-balikkan hati. :)

Kamis, 19 Februari 2015

Edelwiess

Edelwiess
Orang-orang bilang bahwa 'edelwiess' adalah lambang keabadian. Lambang cinta yang abadi. 
Untukmu 'edelwies" ini. 
Seseorang yang pernah dan masih menjadi salah satu bagian terpenting dalam hidupku. 
Seseorang yang aku sayangi dan cintai melebihi diriku sendiri. 
Untukmu.. 
yang memberikan 'edelwiess' yang sama seperti ini kepada orang lain. 
Untukmu
kamu harus cukup baik untuk aku 'tinggalkan', 
kamu harus cukup bahagia untuk aku 'lepaskan'
meski aku menyayangimu sangat menyanyangimu. Dan mungkin benar "aku sangat mecintaimu"
tapi aku tau, cinta memang tak harus memiliki. Aku akan berdoa untuk kebahagianmu. 
Dan jika pada akhirnya kau di takdirkan untukku. 
Aku yakin kau akan kembali kepadaku. 
Aku menunggu waktu itu 'datang'
aku percaya suatu saat nanti waktu itu akan 'datang'
cepat atau lambat. 

Selasa, 17 Februari 2015

Ini pertama kalinya

Pertama kali dalam hidupku aku menangisi seseorang
pertama kali dalam hidupku aku begitu menyayangi seseorang
pertama kali dalam hidupku aku ingin memperjuangkan seseorang
pertama kali dalam hidupku aku merasa seseorang itu sangat penting
sama pentingnya dengan kedua orang tuaku dan mimpi-mimpiku
pertama kalinya aku merasa begitu menyesal karena dulu telah menyerah
pertama kalinya aku merasa begitu menyesal karena pernah berniat melepaskannya
Aku beharap ini yang pertama dan terakhir kalinya
Pertama kali aku merasa begitu "mecintai" seseorang melebihi aku "mecintai" diriku sendiri.
:)
Semoga ini yang pertama dan terakhir kalinya. 


Minggu, 15 Februari 2015

Mungkin Percuma

Mungkin kamu bahkan tidak pernah berfikir untuk membaca ceritaku di sini. Tapi menulis di sini setidaknya dapat sedikit mengobatiku. Setidaknya menjadi sedikit mengobati hatiku, dengan tulisan yang tidak bisa berbicara ini aku mencoba menuliskan beberapa kenangan tentangmu, yang mungkin saja percuma bagimu. Tapi bagiku ini adalah salah satu hal penting yang bisa aku lakukan untuk mengobati rasa sakitku karenamu. Tanpa pernah kamu tahu, aku selalu menjadikanmu sebagai salah satu inspirasi dalam ceritaku. Sebagai salah satu hal yang selalu ingin aku ceritakan. Sebagai bagian dari isi tulisan yang selalu aku rindukan. 

Doaku kepada-Nya

ya Allah, jika dia memang seseorang yang kau takdirkan untukku
dekatkanlah
Jika memang dia yang kau takdirkan untuk menjadi imamku nanti
mudahkanlah
Jika memang dia adalah yang terbaik untukku
tunjukkanlah jalanmu kepadaku untuk kepadanya
Jika memang dia adalah seseorang yang bisa membimbingku
tunjukkanlah
Jadikanlah aku wanita yang pantas untuk mendukungnya
wanita yang bisa menyemangatinya nanti
dalam keadaan susah maupun senang
dalam keadaan baik maupun buruk
Jadikanlah aku wanita yang pantas untuk di bimbingnya
jadikanlah aku makmum yang baik untuknya
Tapi jika dia bukan yang kau takdirkan untukku
jauhkanlah
jauhkanlah sejauh-jauhnya ya Allah
sangat jauh hingga hati kecilku ini tidak dapat berharap lagi untuknya.
Hingga aku tak sanggup lagi memikirkannya
Hingga jantungku tak berdetak lagi ketika menatapnya. 
Hingga aku tak bisa memikirkannya dalam tidurku
Hingga aku tak bisa memimpikannya lagi
Hingga aku tak pernah berharap lagi
Tapi jika memang dia jodohku, persatukanlah kami dengan caramu yang indah
dengan cinta yang sama besarnya di antara kami
atas cinta Kepada_Mu yang lebih besar dari segala-galanya
semoga engkau mengambulkan doaku untuk-Mu
karena aku benar-benar menyayanginya ya Allah
Semoga dia memang seseorang benar-benar kau takdirkan untuk bersamaku ya Allah ya Rahman ya Rokhim :)


Selasa, 03 Februari 2015

Hai, Februari

Hai, februari
maaf sedikit terlambat untuk menyapamu, sebaris doa dan harapan ku gantungkan di bulan ini. Semoga orang tua ku selalu baik-baik saja dan sehat saat aku sedang berada di perantauan untuk menuntut ilmu. 
Hai, kamu semoga selalu dalam lindungannya, sebaris doa aku panjatkan untukmu. Seperti bulan-bulan lainnya, aku berharap bulan ini ada 'kejutan" yang membahagiakan. 
Secarik senyum kecil ku berikan untuk menyambut bulan ini. :)

Seharusnya kamu tahu, saat aku pernah "menunggu"

Kehilangan itu menyakitkan, sama seperti perpisahan. Kehilangan dan perpisahan itu berbeda. Kehilangan itu belum tentu memiliki, tapi perpisahan selalu dia awali dengan kata "memiliki". Kehilangan yang paling menyakitkan adalah kehilangan sesuatu belum kita "miliki". 
Sebelum kehilangan dan perpisahan selalu ada kata "menunggu" di antara mereka. Di antara kehilangan dan perpisahan "menunggu" adalah sesuatu yang paling ingin di akhiri. Saat kita merasa sesuatu itu pernah menjadi yang paling brarti dalam hidup kita saat itulah kita memulai sebuah kata yang namanya "menunggu". Aku pernah "menunggu", aku pernah menganggapmu sebagai salah satu yang akan pantas aku tunggu. Aku pernah menggapmu sebagai hal yang akan selalu aku "tunggu", tapi itu dulu. Itu semua sudah berlalu. 
Saat aku menyadari bahwa tidak seharusnya aku "menunggu", tidak seharusnya aku memberikanmu "kesempatan" untuk menjadi seseorang yang aku "tunggu". Saat itu aku tahu bahwa aku harus berhenti menunggu. 
Seharusnya memang kamu harus tahu, saat aku pernah 'menunggumu" untuk sekian lama, tapi aku takkan membiarkanmu tahu, aku akan membiarkan waktu bercerita kepadamu suatu saat nanti. Saat kamu pernah menjadi seorang yang pernah begitu aku "tunggu". Entah kapan waktu akan ber cerita kepadamu tentang itu. Tapi percaya saat waktunya datang suatu saat nanti. Waktu akan menceritakan semuanya kepadamu.Tanpa ada yang tertinggal sedikitpun. 

Jumat, 16 Januari 2015

Perasaan ini sudah berbeda, mulai menemukan jawabannya

Allah selalu punya cara sendiri untuk menunjukkannya pada kita, salah satunya adalah dengan membuat kita tidak bisa bersama dengan orang yang kita harapkan. Mungkin itu salah satu cara Allah untuk menunjukkan pada kita bahwa "dia" bukanlah orang yang "baik untukmu". Melalui ini Allah ingin menunjukkan bahwa Allah telah mempersiapkan seseorang yang terbaik untukmu nantinya. :) 

Sejuta Harapan di Tahun 2015

Sebenarnya sudah sangat lama ingin menulis harapan-harapan di tahun 2015. Karena situasi dan keadaan, kesibukan dsb pada kesempatan kali ini baru sempat menulisnya. 
Sejuta harapan ku gantungkan di tahun ini, meskipun kata "berharap" itu pasti akan memberikan peluang kekecewaan jika tidak tercapai, tapi semangat baru dan fikiran baru yang positif akan menjadi awal yang baik untuk tahun ini. Setidaknya kita punya harapan untuk kita gantungkan, yang akan memberikan arah untuk melangkah di tahun ini.

Harapan pertama, Semoga menjadi pribadi yang lebih baik. Baik di mata Allah SWT, di mata diri sendiri, di mata orang lain, keluarga maupun di mata sahabat dan teman-teman. Semoga bisa menjadi pribadi yang lebih baik. 

Harapan Kedua, semoga di mudahkan dan di lancarkan Semuanya baik dalam urusan kuliah maupun di Organisasi. Tugas-tugas, ujian, dan semua urusan akademik lainnya. Maupun kegiatan di luar akademik kampus.

Harapan ketiga, semoga menemukan jawaban dari semua pertanyaan yang pernah ada pada tahun kemaren. 

Harapan keempat, semoga selalu dalam lindungannya. Baik diri sendiri, orang tua maupun sahabat dan teman2.

Harapan kelima, semoga bisa keluar dari zona nyaman. Melakukan sesuatu yang tidak pernah di lakukan sebelumnya. 

Harapan keenam, semoga bisa selalu berbenah diri dan berfikiran positif untuk maju ke depan.

Harapan Ketujuh.....

Harpan Kedelapan...

dst.. Judulnya sejuta harapan,  brarti ada banyak sekali harapan yang belum tertuliskan. 
Dan ada juga beberapa harapan yang hanya di ungkapkan dan di ceritakan kepada yang memberi hidup. Yang senantiasa selalu ada memberi nafas dan kehidupan untukku.

Akhirnya, Semester 5 Terlalui :)

Semester 5 yang sangat istimewa dengan tugas-tugas yang sangat mempesona akhirnya terlalui. Terima kasih ya Allah. Atas semua yang telah kau limpahkan kepadaku pada semester 5 ini. 
Ada pepatah yang mengatakan "bersyukurlah maka engkau akan bahagia, jangan menunggu bahagia dulu baru bersyukur". Makna pepatah yang sangat indah itu akhirnya terasa. Terima kasih ya Allah atas segala nikmat, segala berkah yang telah di berikan untuk semester ini. 
Semoga hasilnya memuaskan. Dengan hasil terbaik yang telah di usahakan, harapkan dan doakan. Terima kasih semester 5 telah mengajari banyak hal.