Kutipan percakapan dengan ibu beberapa waktu yang lalu
Mom : Jangan lupa, jangan mencintai seseorang dengan sepenuh hatimu nak
Me : kenapa memangnya buk?
Ibu : karena hanya Allah yang tidak akan mengecewakan kita nak
Me : jawabku dalam bahasa jawa "nggeh buk, adek paham" ( iya buk, saya paham) tapi ketika kita sudah mecintai susah buk untuk tidak sepenuh hati
Ibu : kalo begitu serta kan Allah dalam rasa cintamu nak, karena hanya cinta karena Allah lah yang membuatmu tenang.
Me : jawabku dalam bahasa jawa lagi "nggeh buk, adek paham"
insyaallah yang terakhir ini "cinta karena Allah"
Ibu : Dan jangan lupa lagi... ( belum di teruskan)
Me : Rasa cinta sama manusia ndak boleh melebihi rasa cinta pada Allah kan buk?
Ibu : Ibuk menjawab dengan senyuman
Me : Dalam hati ( anakmu ini sudah besar kok bu :) )
Ibu : Dan jangan lupa lagi janjimu ke ibuk
Me : dalam bahasa jawa lagi "nggeh buk, adek ingat" ( iya bu, aku ingat ) adek ingat kok " jangan lupa untuk menjaga mana batas pada yang bukan muhrimnya" enggeh kan?
Ibu : di jawab dengan senyuman sambil kemudian pergi ke dapur
Me : "tenang saja buk, adek selalu inget janjiku ibuk"
kemudian ibu pergi ke dapur dan aku mengikutinya dari belakang, kutipan percakapanku dengan ibu, terima kasih sudah selalu jadi obat hati yang selalu mengingatkan anakmu ini buk :)
Tidak ada komentar :
Posting Komentar