Sabtu, 29 November 2014

KEMBALI MENATA HATI

Dua hari ini mengajari aku banyak hal. Banyak yang harus kembali aku tata di dalam hatiku. Ikhlas memang bukan perkara yang mudah. Tapi ikhlas adalah satu-satunya pilihan yang harus di jalani sekarang. 

Aku belajar untuk lebih ikhlas, aku belajar untuk lebih sabar, aku belajar untuk lebih kuat. Semoga engkau yang Maha membolak-balikkan hati selalu menuntun hambamu ini agar tidak kehilangan arah. Semoga Allah selalu menuntunku ketika aku mulai lelah bertahan. Lelah untuk berusaha tetap tersenyum. 

Aku berada pada tahap dimana aku ingin benar-benar pergi menjauh. Pada hal-hal yang pernah menimbulkan luka. Pada hal-hal yang membuatku mengingat hal-hal yang begitu melukaiku. Bukankah itu sama saja dengan melarikan diri?. 

Hadapi apa yang ada di depanmu, tata hatimu untuk kuat lagi. Tata hatimu untuk lebih sabar. Tata hatimu untuk lebih ikhlas. Hati kecilku berkata seperti itu. Setiap orang akan benar-benar di uji Oleh-Nya. Bukankah Allah tidak akan memberikan cobaan melebihi kemampuan hambanya? Jika Allah memberikan ujian ini, brarti aku kuat menghadapinya. Aku akan lebih sabar dan kuat lagi setelah ujian ini berlalu. Semua akan indah pada waktunya. Jangan menyerah terhadap keadaan yang membuat begitu frustasi.  Hati kecilku mengajari aku untuk itu. Jangan menyerah dengan keadaanmu sekarang. Semuanya akan mungkin tidak berjalan sesuai yang kita mau. Tapi yakinlah semuanya akan berjalan baik-baik saja. :)

Hidup ini terlalu indah jika harus menyerah pada keadaan begitu saja, hidup ini terlalu indah jika harus aku habiskan untuk memikirkanmu, seseorang yang bahkan mungkin tak pernah terbesit namaku dalam fikirannya.Seseorang yang mungkin tak pernah mengingat aku sebanyak aku mengingatnya. Hidup ini terlalu indah jangan di sia-siakan untuk 'dia' yang bahkan sudah tidak memberiku 'ruang' lagi dalam hatinya. 

Hadapi apa yang ada di depan kita, apapun yang terjadi Allah tau mana yang terbaik untuk kita. Saat kita terlalu mecintai seseorang, mungkin Allah menegur kita. Agar cinta kita pada manusia tidak melebihi cinta kita Pada-Nya. Kalo kita mecintai manusia kecewa mungkin akan selalu ada. Tapi cinta padanya tidak akan pernah membuat kita kecewa.

Kembali harus menata hati, mengikhlaskan yang tak seharusnya kita miliki. Mengikhlaskan apa yang pernah begitu dekat untuk tidak di sisi lagi. Menyiram luka yang ada dengan senyuman keikhlasan. Semua akan indah pada waktunya. 

Kembali harus menata hati :)

Kamis, 27 November 2014

TIPE-TIPE SUSAH MOVE ON

Beberapa orang mungkin sering terjebak pada hal yang sama dalam waktu yang terus menerus berjalan. Beberapa orang mungkin tetap tinggal dalam situasi yang sama.. atau sering kita sebut dengan tipe-tipe orang yang susah move on.. Memang susah untuk beranjak menyukai sesuatu yang lain, jika kita sudah membiasakan diri untuk menyukai hal tersebut.. Mulai dari masalah cinta, kebiasaan, kesukaan, dan hal terkecil lainnya. 


Beberapa hal dari yang terkecil mulai pertama makanan kesukaan. Aku sering kali ketika weekend atau sedang sendirian di kos atau sedang benar-benar tidak sempat memasak bersama, membeli makanan di sekitar kos.. Di lis mulai dari penyetan ibu baik, penyetan ibu urap-urap, penyetan mas ganteng, penyetan mas st 12 de el el.. ya hanya itu-itu saja yang warung tempat yang aku suka untuk membeli makanan.
Hal-hal kecil lainnya mulai dari jus kesukaan ya hanya suka jus stroberi dan jus nangka.. Tiap membeli jus ya itu-itu saja yang di beli. 

Ada cerita lucu. Pernah suatu ketika bersama ibu saat membeli sesuatu di pasar. Dan saat aku menyukai barang tersebut ternyata ibu tidak suka.. akhirnya aku harus memilih yang lain.. sampai pada akhirnya aku keliling dan nggak bisa menemukan yang serk sama yang aku suka tadi.. Akhirnya ibu yang ngalah dan aku kembali ke tempat yang pertama tadi.   Dan apa yang di bilang pedangangnya.. simak ini
Pedagang : "mba, tipe-tipe yang kalo uda suka sama sesuatu susah buat ganti dengan yang lain ya?"

Aku : diam.. ( senyum ) 

ibu :  iya pak, ini saya muter dari tadi pagi nggak ada yang serk anak ini dan akhirnya kembali ke sni..

Pedagang : waah.. susah mba ini kalo sudah suka sama orang, susah pindah juga ya?

Ibu :iya seperti itu ka?

Aku : Haha mboten lah buk ( bahasa indo : enggak lah buk ) dalam hati ( memang tipe-tipe seperti itu )

Haha let's move dari cerita di atas..

mulai dari hal terkecil, sampai hal terbesar semuanya berawal dari kebiasaan. Jangan membiasakan diri untuk terjebak dalam ruang sama. Mulai menyukai hal-hal baru. Kesukaan yang baru. 

Intinya jangan suka terjebak dalam ruang sama apalagi yang bahkan pernah membuat terluka? Let's move. Hidup ini indah :)
Biarkan yang tidak seharusnya bersama kita pergi, biarkan yang tidak di takdirkan bersama kita terlepaskan. 

"Buat dia menyesal karena telah melepaskan kita"


ADA APA DENGAN DUA HARI INI?

Mata ini sembab lagi.. entah karena apa? Yang jelas hatiku tau aku tidak sedang baik-baik saja. Entah karena apa? Pertanyaan itu lagi muncul.. 

Entah kenapa, hatiku tiba-tiba terasa remuk lagi. Entah karena apa? seperti sebuah luka yang terbuka lagi. Bukankah aku sudah membiarkannya pergi. Mengikhlaskannya bersama dengan yang dia pilih. 

Perasaan terluka karenanya lagi. Aku tau harusnya aku tak boleh seperti ini lagi. Tiba-tiba luka-luka yang sudah tertutup terbuka perlahan demi perlahan lagi. Aku benci harus seperti ini lagi. Aku benci harus terluka karenanya lagi. Aku benci harus harus tetap berada dalam ruang yang sama. Terluka karena hal yang sama. Aku benci harus seperti ini lagi.

Senin, 24 November 2014

Rasa Rindu itu Menyakitkan

Jarak terkadang menciptakan rindu, waktu pun terkadang bisa menciptakan rindu. Rasa rindu yang begitu dalam terkadang terasa begitu menyakitkan. Rasa rindu.. dan rindu.. 

Langitpun sepertinya tau, hati ini merindu
 

 

Minggu, 23 November 2014

Best Sunrise Penanggungan

Aku suka laut, gunung, pantai, air terjun.. pada postingan kali ini aku akan bercerita pengalamanku mendaki gunung penanggungan yang ada di mojokerto. Tepatnya pendakian ini aku lakukan beberapa bulan yang lalu. Di sela-sela kesibukan dan tugas kuliah , aku dan teman-teman pergi mendaki gunung Penanggungan. Kebetulan dalam pendakian ini ada teman yang rumahnya berada dekat dengan gunung Penanggungan. Keberangkatan kami dari Surabaya sekitar Pukul 15.00 WIB, kemudian aku sampai di Mojokerto sekitar pukul 16.00 WIB. Kemudian aku dan teman-teman mencari mushola terdekat yang dapat kami gunakan untuk sholat ashar di sana. Setelah sholat ashar kami beristirahat sebentar kemudian melanjutkan perjalanan ke pacet. Kami menuju ke rumah salah satu teman kami yang ada di pacet. Untuk melakukan persiapan sebelum berangkat ke Penanggungan dan sekaligus untuk melakukan sholat magrib dan sholat isya yang kami jamak karena takutnya nanti di sana kami kesulitan untuk melaksanakan sholat isya. Setelah beristirahat dan melakukan beberapa persiapan kami berangkat ke sana. Kami  sampai di pos pendakian awal sekitar pukul 19.00 WIB. Kemudian kami melanjutkan perjalanan ke pundak penanggungan atau daerah yang akan kami tempati tenda kami sebelum besok paginya kami pergi ke puncak. Awal pendakian dengan semangat yang membara aku dan teman-teman mulai mendaki satu persatu jalan-jalan terjal. Walaupun malam hari kami sangat bersemangat sekali. Ada beberapa teman kami yang sudah pernah ke sana sehingga dapat menunjukkan jalan bagi kami. Pada pendakian kali ini lebih banyak anggota cewek daripada laki-laki. 

1 jam setelah memulai mendaki kami masih semangat, setelah dua jam pendakian kami baru merasakan betapa terjalnya medan Gunung Penanggungan. Dengan semangat yang membara kami melanjutkan perjalanan kami ke pundak. Tempat yang akan kami singgahi sebentar sebelum kami melanjutkan pendakian ke puncak. Setelah berhenti beberapa kali karena banyak teman kami merasa kelelahan kami akhirnya sampai ke pundak tepat perkemahan kami sementara. Alhamdhulilah akhirnya kami semua sampai dengan selamat di pundak dan tidak ada teman kami yang cidera. Setelah sampai di sana kami mulai mendirikan tenda dan memasak makanan. Yang mendirikan tenda dan memasak makanan. Dan setelah itu pukul 00.30 kami menyantap makanan pertama kami di pundak penanggungan. Dengan kondisi yang sangat dingin kami menyantap makanan kami. Setelah itu kami tidur agar paginya pukul 02.00 WIB kami dapat terbangun dan melanjutkan perjalanan ke puncak penanggungan untuk melihat sunrise di pagi hari. 


Tepat pukul 02. 00 WIB kami bangun dan melanjutkan perjalanan ke puncak. Kami meninggalkan barang-barang kami di tenda kami dan melanjutkan perjalanan ke puncak. perjalanan ke puncak semakin susah dengan medan yang sangat terjal kami harus merangkak untuk sampai ke puncak. Dengan semangat untuk melihat sunrise di pagi hari kami terus mendaki hingga ke puncak. Akhirnya dengan selamat pukul 05.00 WIB kami sampai di puncak gunung penanggungan dengan perjuangan yang tidak mudah kami sampai di sana. Akhirnya kami dapat melihat sunrise yang indah dari Puncak Penanggungan. 

Beberapa foto yang sempat kami abadikan 




sunrise yang begitu indah :)
Pagi yang tak akan terlupakan :)





moment bersama teman2 yang tak terlupakan :)





semoga di berikan kesempatan lagi untuk mendaki gunung-gunung lainnya, semeru, bromo yang dekat masih belum juga. Dan gunung-gunung lainnya. :)

Jumat, 14 November 2014

Maaf untuk Kesekian Kalinya

Waktu menunjukkan pukul 23.00 WIB, Seperti biasa aku masih bergelut dengan beberapa kesibukanku, mengerjakan beberapa tugas kuliah yang sudah menjadi makanan sehari-hari. Hari-hari semakin padat dengan beberapa deadline kegiatan yang juga sudah melambai untuk meminta di kerjakan. Suara  handphone berdering sekali tanda ada sebuah panggilan, ku lihat nama di layar ternyata 'kamu' iya panggil saja namanya ardian. Untuk kesekian kalinya aku tidak mengangkat panggilan darimu. Hp ku berdering kembali tanda bunyi panggilan darimu lagi. Maaf untuk kesekian kalinya. Itu kata-kata yang sering aku ucapkan. Aku masih berkutat dengan tugas-tugas kuliahku dan beberapa soal yang harus aku persiapkan untuk adik yang aku ajar les. Aku membuka salah satu media sosialku di laptop salah satu media online yang biasa kita gunakan. Beberapa menit aku online. Ada sebuah pesan. Dan aku baca pesan itu darimu. Kamu bertanya 'kenapa tidak mengangkat telvonnya' dengan singkat aku mengetik balasan ; 'sedang malas berbicara di telvon' kemudian kamu membalas lagi. 'sedang mengerjakan tugas apa? aku menjawabnya dengan singkat 'tugas aplikom'. Aku segera mematikan obrolan di facebook. 

Maaf untuk kesekian kalinya, aku tidak mengerti apa yang aku rasakan. Aku seperti kehilangan kepercayaan untuk mecintai lagi, kehilangan kepercayaan untuk mempercayai seseorang untuk di cintai. Maaf untuk kesekian kalinya mungkin itu yang bisa aku ucapkan. Aku seperti kehilangan. Entah apa yang telah hilang aku masih mencari. Aku akan menemukan hatiku kembali. 

Aku tau bagaimana rasanya mecintai, aku tau bagaimana rasanya patah hati. Aku tidak ingin memberikan harapan yang besar kepada seseorang jika akhirnya aku mematahkannya. Bukankah lebih kejam membunuh harapan itu sebelum tumbuh, daripada memberikan harapan namun pada akhirnya menghempaskannya?

Aku yakin suatu saat nanti aku akan menemukan kembali, seseorang yang dapat menyiram luka dalam hatiku seseorang yang bisa membuatku menemukan kepercayaan lagi untuk mecintai lagi. Aku yakin akan menemukan seseorang seperti itu, tapi aku tak bisa merasakan menemukannya di dirimu. 

-Maaf untuk ke sekian kalinya- 

Kamis, 13 November 2014

Selamat tinggal kenangan

Selamat tinggal. Sapaan untuk sebuah perpisahan. Selamat tinggal kenangan. Kamu hanya akan jadi bagian dari masa lalu. Yang hanya akan indah di kenang di masa lalu saja dan menyakitkan di rasakan di masa lalu saja. Ku ikhlaskan kau pergi dengan sepenuh hati. "Kenangan" kamu akan kembali pada tempatnnya. Tempat yang seharusnya. 
Saat kita menggenggam terlalu erat namun apa yang kita genggam tidak di takdirkan bersama kita, bukankah sudah seharusnya untuk melepaskan? Sedikit demi sedikit. Perlahan-lahan sebuah kesakitan akan berubah jadi senyuman. Kuncinya belajar ikhlas, belajar menerima apa yang ada. Mungkin itu tidak akan bisa menghapus lukanya. Menhapus  kenangannya dengan begitu mudah. Tapi sekali lagi kuncinya ikhlaskan sedikit demi sedikit. Pelangi akan datang, badai akan berlalu.
"Selamat tinggal kenangan"

Jumat, 07 November 2014

Ku Penuhi Janjiku Padamu, Tak Menangisinya Lagi

Aku masih mengingatnya, saat kau bilang padaku tak boleh menangisinya lagi. Jujur ini pertama kalinya aku menangisi seorang laki-laki hingga begitu menyesakkan, menangisinya berkali-kali. Ya Allah maafkan aku, air mataku seharusnya ku teteskan karena-Mu bukan karena ciptaanmu yang lemah. Aku tau tak seharusnya aku menangisinya. Aku hanya tidak tau bagaimana mengekspresikan rasa marah, rasa sakit hati, rasa kesal, rasa terluka. Menangis adalah salah satu caraku untuk mengekspresikannya. Selain itu menulis adalah salah satu caraku mengekspresikan perasaanku.

Dalam sujud-sujudku terkadang masih terselip namamu, terkadang masih menangisimu dalam baitan doaku. Aku takut perasaanku kepada manusia melebihi perasaanku kepada-Nya. 

Waktu berjalan begitu lambat ketika kita sedang terluka, waktu memang memang tak menyembuhkan luka. Waktu hanya mengobati hal-hal yang mengerikan menjadi melegakan. Hanya kita sendiri yang bisa menghapus lukanya. Dengan keikhlasan hati sedikit demi sedikit akan mengobati luka itu. Aku mengingat janjimu, aku tak menagisinya lagi semenjak itu, aku masih selalu mengingat janjimu. Ku penuhi janjiku padamu, aku tak menangisinya lagi.

Rabu, 05 November 2014

CERITA TENTANG SAHABAT

Sahabat adalah orang yang selalu ada. Saat kita sakit, bahagia, sedih ataupun gembira. Sahabat seperti obat yang membantu menyembuhkan luka, meringankan beban yang ada. Sahabat, kita tidak bisa hidup sendiri tanpa sahabat. Sahabat adalah orang yang memberi semangat saat kita terluka saat kita jatuh sejatuh-jatuhnya sahabat akan selalu ada. Sahabat adalah orang yang ikut menangis saat kita begitu terluka. Dan orang yang ikut tersenyum saat kita begitu bahagia. Di umurku sekarang aku berterima kasih kepada Allah yang telah mengkaruniai aku beberapa sahabat yang begitu baik dan selalu ada untukku. Beberapa sahabat yang sudah hadir dalam cerita hidupku hingga sekarang. 

Pertama, sahabat yang aku temui saat aku masih smp, dia ini namanya Nindya Indah Kusuma Wardhani, sahabat yang masih begitu dekat hingga sekarang. Sahabatku yang satu ini mengajari aku bagaimana menjadi muslimah yang baik. Seorang yang begitu tulus menyayangiku. Dia selalu menjadi inspirasiku. Sahabat yang sedang belajar di semarang ini selalu ada saat aku bahagia, sedih ataupun gembira. Sahabat ini tanpa lelah selalu mensupportku, aku mungkin akan susah menemukan orang sebaik dia dan setulus dia. Sebelah kanan foto :)


Kedua, sahabatku ini namanya Riya, dia juga salah satu sahabat yang aku temui saat aku dulu masih smp, Dia adalah orang yang begitu penyabar. Sederhana dan apa adanya. Perempuan yang satu ini banyak mengajariku banyak hal juga. :) 
maaf tidak ada fotonya. 


Ketiga,  sahabat ku ini bernama Sri Wahyuni, dia salah satu sahabat yang begitu lucu, apa adanya, simple dan selalu membuat gembira ketika bertemu dengannya. Dia sahabat yang banyak mengajariku banyak hal. :)
Kerudung biru, di sebelah kanan saya pas. Ditengah-tengah :)

Keempat, sahabat saya ini bernama elisa riani, dia sedang belajar di madura sekarang. Dia begitu baik dan begitu ramah. Sahabat saya ini mengajari saya apa arti ketulusan dalam berbuat. 


Kelima, sahabat yang satu ini bernama Nur Hayyu Khosiyati. Kita selalu menggila saat bersama. Hal-hal kecil yang kita lakukan bersama begitu lucu saat di kenang. Hahaha 
Dia sahabat yang begitu baik, penyayang, dan begitu tegar. Dia salah satu perempuan tegar yang menyemangati aku :) sebelah kanan foto :)





Keenam, Sahabat ini bernama Leli Nurvita, perempuan bersuara merdu ini selalu mengajari aku untuk bekerja keras, sikapnya yang supel dan ramah membuat banyak orang nyaman dengannya. Dan sepaket dengan Hayyu saat bersama kami selalu menggila. Melakukan hal-hal aneh yang lucu. :) :)



Ketujuh, sahabat yang satu ini yang mempunyai suara merdu.. sahabat yang satu kos ini bernama Nurul Faidah Al Furoidah. Dia begitu penyayang dan sikapnya yang suka membantu orang lain tanpa pamrih menjadi inspirasiku. Selain itu sahabat yang satu ini selalu mengingatkan aku, saat sikap pelupa sudah mulai kambuh :):) dan selalu membuat kos ceria istimewa jadi rame karena kehadirannya. :) :)

Kedelapan, sahabat yang bernama Citta Fajarin Nova ini merupakan teman se sma dulu, tapi kita begitu dekat saat kuliah saat berada dalam satu atap. Alias satu kos, dia sosok yang mandiri, sosok yang begitu konyol dan punya rasa peduli yang besar terhadap orang lain. Namun kadang tidak di tunjukkanya. 

Kesembilan, sahabat yang sekaligus teman sekamar ini bernama chafidhotin alfiah. Dia mengajariku banyak hal sosok yang begitu santai, nekat dan membuat hal-hal menjadi simple ini menginspirasiku.
Kesepuluh, sahabatku ini bernama Cholifah Anggraeni. Dia mengajariku banyak hal, caranya yang begitu santai dalam menyelesaikan beberapa tugasnya menginspirasiku. Sosok yang ulet dan mau bekerja keras ini mengajariku banyak hal. Kita menjadi begitu dekat walaupun kita berbeda karakter, saat bersama kita terasa saling melengkapi satu sama lain sebagai sahabat. :) :)
Sebelah kanan :)
Kesebelas, sahabat yang satu ini bernama Zumrotul Farikhah, perempuan yang cerdas ini, terkadang begitu cuek, namun di balik sikap cueknya justru dia begitu peka terhadap perasaan orang lain. Dia salah satu sahabat yang menginspirasiku. :) :)
Kedua belas, namanya Putri Andini. Dia salah satu sahabat yang menginspirasiku. Sosoknya yang rajin dan ulet mengajariku banyak hal. :)

 Ketiga belas, sahabatku ini bernama Rosiana Pratiwi, gadis penyuka boneka monyet ini mengajariku banyak hal tentang kemurahan hati, dan kesabaran. Sikapnya yang suka menolong orang lain menginspirasiku :) :)
Sebelah kanan :)

Keempat belas sahabatku ini namanya Dwi Ambar sari.. dia sering aku panggil kakak biasanya. Kak ambar ini orangnya sangat supel. Baik dan dewasa. Hehe tingkahnya terkadang sangat lucu dengan logat trenggaleknya. 




Kelima belas sahabatku ini namanya warsipah. Dia sahabatku dari sma. Di sangat lucu sekali. Kalo bersama dengan dia, hayyu dan leli. Kita pasti menggila bersama.. 
paling tengah sendiri fotonya. :)



Keenam belas, sahabatku ini namanya Desinta Kusuma Wardhani, dia satu kota denganku dari Bojonegoro. Dan kita baru bertemu sekarang di Kampus. Pribadi yang supel ini selalu membuat rame. 



sahabat ini namanya Inaz khusnul khotimah, aku sering memanggilnya dengan sabutan "bun" . Terkadang dia bisa begitu dewasa padahal dia yang paling muda di antara kita. Tapi terkadang dia juga bisa seperti anak kecil. hehe
sebelah kiri foto :)


 
itulah beberapa sahabat yang pernah hadir dan mengisi hidupku, yang pernah menorehkan cerita dalam hidupku. Masih banyak sahabat yang belum terceritakan. Semoga di lain kesempatan bisa menceritakan mereka yang sudah pernah hadir dalam hidupku dan menorehkan cerita indah :) :)

Aku ingin berlari

aku ingin berlari, aku ingin pergi jauh dimana aku bisa memulai sesuatu yang baru, pergi jauh hingga aku tak bisa menmukanmu lagi. Kenapa begitu susah untuk melupakanmu, melupakan tentang hari-hari yang pernah kita lewati bersama. Melupakan tentang kita yang mungkin tak pernah ada untukmu. kenapa begitu sakit membiarkanmu tetap ada di sekitarku, kenapa begitu menyakitkan melihatmu dengan yang lain. Ya Allah, aku menyanyanginya, iya sangat menyayanginya. dulu? sekarang? apakah masih begitu menyayanginya. Perasaan sakit yang tersisa apakah bagian dari perasaaan sayang yang masih ada? ataukah bekas luka dulu yang pernah kau torehkan.Aku terus bertanya itu dalam diriku benarkah aku masih menyayanginya? sebagai apa? apakah perasaan itu sama seperti dulu? ataukah sudah berubah? ataukah yang sekarang hanya luka yang tersisa?  

Kita tak akan pernah bisa memulai sesuatu yang baru, saat di dalam hati kita masih ada ruang untuk sesuatu yang lama.-Sofi-  


Sekecil apapun ruang itu jika kita masih belum bisa menutupnya. Kita tak akan pernah bisa memulai sesuatu yang baru.- Sofi-